NEWS
DETAILS
Kamis, 23 Apr 2015 18:06 - Jogja Pitung Club

YOGYA - Sebanyak 1.955 perempuan mengenakan kebaya dan bersanggul memenuhi ballroom The Sahid Rich Jogja Hotel, Kamis (23/4/2015). Ribuan Perempuan dari beragam profesi dan umur tersebut tampak anggun mengenakan kebaya tradisional khas Yogyakarta dan sanggul tekuk yang juga merupakan ciri khas perempuan Yogyakarta.

Kehadiran para perempuan tersebut adalah untuk ambil bagian dalam upaya Pemecahan Rekor Muri Tata Rias Wanita Mengenakan Kebaya Khas Yogyakarta dan Sanggul Tekuk dengan Peserta Terbanyak, yakni 1.955 peserta.

Acara pemecahan rekor tersebut digagas oleh Persatuan Ahli Kencantikan & Pengusaha Salon Indonesia Tiara Kusuma.

Ketua DPD Tiara Kusuma DIY, KRAy SM Anglingkusumo, menyatakan pihaknya merasa perlu menggelar pemecahan rekor MURI tersebut, karena sanggul tekuk dan kebaya khas Yogya saat ini mulai hilang.

"Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini kami menyelenggarakan acara ini agar sanggul tekuk dan kebaya khas Yogya dapat lebih dikenal masyarakat dan dapat lestari," ujar Kanjeng Anglingkusumo.

Lebih lanjut dia menyatakan, dengan kemasan acara yang menarik, dirinya menginginkan agar dua warisan budaya Yogyakarta tersebut dapat lebih dikenal masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut pihak panitia sebenarnya menargetkan untuk mendatangkan 1800 peserta guna mengalahkan rekor sebelumnya, yang mencatat sebanyak 1.500 perempuan bersanggul tekuk khas Bali, yang sudah digelar beberapa waktu lalu. Tetapi pada pelaksanaanya, kegiatan tersebut ternyata mampu menghadirkan 1.955 peserta.

Tata Rias Wanita Mengenakan Kebaya Khas Yogyakarta dan Sanggul Tekuk dengan Peserta Terbanyak tersebut akhirnya  tercatat oleh Museum Rekor Indonesia sebagai rekor ke 6.906. Selain memberikan penghargaan kepada Tiara Kusuma, MURI juga memberikan penghargaan kepada VIVA Cosmetic dan The Sahid Rich Jogja Hotel sebagai pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Senior Manager MURI, Paulus Pangka, yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya tidak hanya sekedar pemecahan rekor, kegiatan tersebut dianggapnya sebagai upaya untuk terus melestarikan kekayaan bangsa Indonesia.


sumber

RELATED
NEWS
UPCOMING
EVENTS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK