NEWS
DETAILS
Rabu, 05 Nov 2014 21:35 - Jogja Pitung Club

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum DIY M. Mansur mengatakan digital engineering design (DED) parkir portabel Taman Parkir ABA baru akan didesain oleh pihak kedua. Saat ini, Pemda DIY telah melelang perencanaannya dengan nilai sekitar Rp200 juta menggunakan dana keistimewaan.

Namun sedianya parkir portabel tidak untuk memindahkan seluruh kantong parkir, karena berdasarkan rencananya parkir portable itu juga dibuat untuk menampung bus.

 

“Berapa kapasitas untuk roda dua, pemerintah kota yang melakukan pendekatan sehingga diketahui luasan yang dibutuhkan,” katanya.

Alternatif lain parkir di Malioboro, menurutnya, bisa dimaksimalkan di taman parkir selatan Pasar Beringharjo. Sedangkan parkir portable Ngabean segera akan direalisasikan pekerjaan fisiknya dalam waktu dekat ini.

“Rencananya minggu depan bersamaan dengan penataan inti Alun- Alun Utara,” ujarnya.

Penataan inti itu maksudnya mengembalikan fungsi Alun- Alun Utara dengan menimbun tanahnya dengan pasir. Sehingga begitu penataan Alun- Alun Utara selesai, parkir bus dapat pindah di Ngabean. Taman parkir portable itu akan terdiri dari dua lantai. Lantai bawah maksimal menampung 60 bus, sedangkan lantai dua memuat 150 unit mobil. Menurut Mansur, parkir portabel itu akan diakses dari sisi utara taman parkir dan keluar di sisi selatan.

“Pedagang kaki lima yang sekarang ada sisi barat akan dibuatkan di sebelah bangunan (bekas) stasiun Ngabean,” ujarnya.

Terkait dengan rencana parkir portable di taman parkir ABA, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Syarif Teguh mengatakan sosialisasi sebenarnya telah dilakukan sebanyak tujuh kali. Sosialisasi itu tujuannya untuk menampung aspirasi dari jukir.

Menurut dia, tidak perlu ada kekhawatiran jika lokasi parkir yang ditinggalkan menjadi lahan parkirliar baru. Karena begitu jukir pindah ke portable ABA, petugas UPT ataupun kepolisian akan dikerahkan untuk mengawasinya.

RELATED
NEWS
UPCOMING
EVENTS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK