NEWS
DETAILS
Minggu, 27 Feb 2011 00:00 - Jogja Pitung Club

                 KOMUNITAS Jogja Pitung Club (JPC) sengaja didirikan sebagai wadah bagi para pencinta, pengguna, dan penggemar motor Honda C 70. Meski saat awal terbentuk, pada tanggal 5 Maret 2001, komunitas ini sempat berganti-ganti nama, IMPY (Ikatan Motor Pitung Yogyakarta) pada tahun 1997, LBH (Lembaga Bebek Honda) pada tahun 1998, hingga saat ini menjadi JPC.

                JPC sendiri kini berada di bawah organisasi HCI (Honda Club C50,C70,C90 Indonesia), yaitu wadah club-club Honda Pitung se-Indonesia. Selain itu JPC juga merupakan anggota dari PMHY (Paguyuban Motor Honda Yogyakarta) dan JAC (Jogja Automotive Community).

                “Awalnya kami hanya beranggotakan 4 orang, namun seiring berjalannya waktu, kini anggota kami mencapai 30 orang, itupun tergantung, karena biasanya bertambah banyak kalau kami mengadakan touring di beberapa kota” terang Andreas Haryo selaku ketua JPC, Rabu (29/9).

                Andreas Haryo mengatakan, anggota komunitas JPC ini memang lebih di prioritaskan bagi orang-orang yang memiliki Honda C 70. Ia menambahkan jika komunitasnya tidak menutup kemungkinan untuk orang yang tidak memiliki motor tersebut untuk kumpul bareng, selama orang tersebut nyaman.

                “Siapapun boleh menjadi anggota kami (JPC-red), kami membuka untuk umum. Karena kami ingin menjalin persaudaraan dan menyalurkan hobi di dunia otomotif saja”, jelasnya.

                Bukan namanya komunitas motor kalau tidak ada modifikasi yang unik dan khas. JPC memiliki kekhasan berupa mark-up mesin pitung hingga sampai 130 cc.

                “Kami komunitas berbahaya, tapi bukan bahaya dalam arti negatif. Berbahaya kami di sini karena  meski motor tua, tapi kalau diajak balapan atau adu kencang dengan motor baru, kami tak gentar”, kata Andreas Haryo.

                Dalam menjalankan komunitasnya, para anggota JPC memang diikat dengan peraturan  wajib yang harus dipatuhi oelah anggotanya tanpa terkecuali. Ini juga yang disarankan oleh Andreas Haryo selaku ketua pada anggota JPC. Ia membuat aturan seperti, wajib memakai celana panjang saat berkumpul atau touring.

                “Inikan sudah menjadi salah satu kampanye cara berkendara yang aman. Selain itu juga, kami juga menjaga kesopanan dalam berkendaraan”, tambahnya.

                Tak hanya sekedar berkumpul, para anggota JPC pun sering melanglang buana denga motor pitung, karena bagi anggota JPC ini semua sudah menjadi hobi yang mengasyikkan. Hal ini yang di rasakan  Otonk, salah satu anggota JPC yang telah bergabung sejak 2008 ini.  Ia mengungkapkan bahwa touring dengan menggunakan motor pitung ini sudah menjadi bagian dari aktivitasnya yang menyenangkan.

                “Bisa sampai di kota tujuan dengan selamat dan tanpa kendala merupakan kepuasan tersendiri bagi saya, karena bisa menaklukan dengan motor pitung”, ujar Otonk.

                Otonk menambahkan jika kebanyakan gangguan yang terjadi bagi anggota JPC saat touring adalah kehabisan bensin di jalan. Pasalnya, motor pitung ini memang tidak dilengkapi indikator penunjuk bensin, seperti motor-motor lain pada umumnya.

                “Jadi biasanya, caranya pakai ikatan batin, kalau motor terasa sudah nggak enak dan agak nyendat, berarti waktunya ngisi bensin”, katanya.

                Kegiatan JPC yang lainnya adalah bakti sosial, seperti yang dilakukannya sewaktu gempa menimpa Jogja lebih dari 4 tahun lalu, membantu membersihkn Alun-alun Utara saat musim liburan dan memberika bantuan air ke daerah Gunung Kidul beberapa waktu yang lalu.

                Setiap malam Minggu dan Rabu malam, anggota JPC rutin mengadakan pertemuan dan kumpul bareng di titik nol kilometer Yogya,depan Benteng Vredenburg Malioboro, tepatnya di Plasa Monumen Tapak (Batik). Kumpul rutin ini di mulai dari jam 9 malam hingga dinihari.

                Tahun 2008 lalu, komunitas JPC pernah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas roling motor klasik C 70 terbanyak se-Indonesia.Dip (c)

 

Sumber: MINGGU PAGI NO 27 TH 63 MINGGU I OKTOBER 2010

RELATED
NEWS
UPCOMING
EVENTS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK